-
- Untuk pengembangan Buddha Dhamma, khususnya di wilayah kampung Prumpung, kec. Gunung Sindur Kab. Bogor.
- Untuk melestarikan Buddha Dhamma demi kesejahteraan dan kedamaian semua makhluk.
- Untuk meningkatkan kualitas keyakinan terhadap Sang Tiratana (Buddha, Dhamma, dan Sangha).
- Agar Dhamma dapat dipraktikkan oleh masyarakat prumpung pada khususnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Sesuai dengan benih yang telah di tabur : Begitulah buah yang akan di petiknya; Pembuat kebaikan akan mendapat kebaikan;Pembuat kejahatan akan memetik kejahatan pula Taburlah biji-biji benih, dan Engkau pulalah yang akan merasakan buah-buah dari padanya"
Thursday, February 17, 2011
Tujuan
PROPOSAL PEMBANGUNAN SAUNG JAYA MANGALA PRUMPUNG GUNUNG SINDUR – BOGOR
Dengan pesatnya perkembangan Buddha Sasana di seluruh pelosok penjuru tanah air tercinta dewasa ini, yang semakin lama semakin terasa perkembangannya, kami dan beberapa orang panitia berniat merencanakan untuk membangun sebuah cetiya dengan nama Jaya Manggala.
Hal ini menjadi pertimbangan kami bahwa disekitar wilayah prumpung terdapat sejumlah warga yang beragama Buddha, namun mereka kesulitan untuk melakukan puja bhakti kepada Sang Tiratana (Buddha, Dhamma, dan Sangha) karena masalah letak, transportasi yang belum memadai, warga manula yang masih bersifat kuno (berkebaktian hanya ingin bersama kerabat saja), umat yang masih satu marga serta berkerabat.
Beberapa masalah tersebut menjadi pertimbangan kami untuk dapat merangkul dan menyentuh mereka melalui Dhamma, ajaran Buddha yang seharusnya mereka pahami, mereka anut, dan praktikkan sehingga mampu memberikan dampak positif yang bersifat nyata bagi kehidupan mereka dalam kesehariannya sebagai umat Buddha.
Sesuai dengan anjuran Buddha kepada 60 orang Arahat agar menyebarkan Dhamma keseluruh penjuru dunia dengan tidak berjalan berduaan dalam satu arah, demi kesejahteraan dan kebahagiaan semua makhluk.
Kata Sambutan oleh Bapak Corneles Wowor M.A
“Mudita-Katha “
Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa
Sukha Saddhapatittha, kebahagiaan timbul dari keyakinan.
Ketika Boddhisatta Siddharta mulai berjuang mencari Penerangan Sempurna, Beliau dengan tekad dan keyakinan meninggalkan istananya yang megah dan mewah. Tujuannya hanya satu, ingin mencari jalan yang dapat membebaskan manusia dari dukkha. Akhirnya Bodhisatta berhasil, dan menjadi seorang Sammasambuddha. Sesungguhnya usaha apa pun tidak akan sukses, tanpa didasari dengan keyakinan. Oleh karena itu, didasari keyakinan Umat Buddha di prumpung mulai berjuang membangun sarana saung puja bhakti dan meditasi.
Segala kendala, mulai dari mendapatkan lahan, perizinan telah dapat diatasi.
Sekarang tiba saatnya Umat Buddha prumpung, kec. Gunung sindur-Bogor mulai dengan pembangunan saung. Usaha mulia ini mari kita dukung dengan ikut partisipasi dalam Dana Pembangunan. Maka kesempatan menabur benih kebajikan ini jangan disia-siakan. Kami yakin dengan uluran Dana dari Umat Buddha, para Dermawan dan para Simpatisan, Saung jaya mangala ini bisa segera dibangun.
Dananca dhammacariya ca, Etammangalamuttamam
Berdana dan Mempraktikkan Dhamma, itulah berkah utama.
Selamat melakukan kebajikan.
Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta.
Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa
Sukha Saddhapatittha, kebahagiaan timbul dari keyakinan.
Ketika Boddhisatta Siddharta mulai berjuang mencari Penerangan Sempurna, Beliau dengan tekad dan keyakinan meninggalkan istananya yang megah dan mewah. Tujuannya hanya satu, ingin mencari jalan yang dapat membebaskan manusia dari dukkha. Akhirnya Bodhisatta berhasil, dan menjadi seorang Sammasambuddha. Sesungguhnya usaha apa pun tidak akan sukses, tanpa didasari dengan keyakinan. Oleh karena itu, didasari keyakinan Umat Buddha di prumpung mulai berjuang membangun sarana saung puja bhakti dan meditasi.
Segala kendala, mulai dari mendapatkan lahan, perizinan telah dapat diatasi.
Sekarang tiba saatnya Umat Buddha prumpung, kec. Gunung sindur-Bogor mulai dengan pembangunan saung. Usaha mulia ini mari kita dukung dengan ikut partisipasi dalam Dana Pembangunan. Maka kesempatan menabur benih kebajikan ini jangan disia-siakan. Kami yakin dengan uluran Dana dari Umat Buddha, para Dermawan dan para Simpatisan, Saung jaya mangala ini bisa segera dibangun.
Dananca dhammacariya ca, Etammangalamuttamam
Berdana dan Mempraktikkan Dhamma, itulah berkah utama.
Selamat melakukan kebajikan.
Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta.
Pembina Saung Jaya Mangala,

Corneles Wowor M.A
Subscribe to:
Posts (Atom)

